Minggu, 13 Oktober 2013

Proses Pengambilan Keputusan Konsumen


Proses pengambilan keputusan diawali dengan adanya kebutuhan yang berusaha untuk dipenuhi. Pemenuhan kebutuhan ini terkait dengan beberapa alternatif sehingga perlu dilakukan evaluasi yang bertujuan untuk memperoleh alternatif terbaik dari persepsi konsumen. Di dalam proses membandingkan ini konsumen memerlukan informasi yang jumlah dan tingkat kepentingannya tergantung dari kebutuhan konsumen serta situasi yang dihadapinya. Keputusan pembelian akan dilakukan dengan menggunakan kaidah menyeimbangkan sisi positif dengan sisi negatif suatu merek  ataupun mencari solusi terbaik dari perspektif konsumen yang setelah konsumsi akan dievaluasi kembali.

1. MODEL-MODEL PROSES PENGAMBILAN KEPUTUSAN

a. Model Perilaku Pengambilan keputusan

· Model Ekonomi

· Model Manusia Administrasi

· Model Manusia Mobicentrik

· Model Manusia

· Model Pengusaha

· Model Sosial

b. Model Preskriptif dan Deskriptif

Fisher mengemukakan bahwa pada hakekatnya ada 2 model pengambilan keputusan, yaitu:

· Model Preskriptif Pemberian resep perbaikan, model ini menerangkan bagaimana kelompok seharusnya mengambil keputusan.

· Model Deskriptif Model ini menerangkan bagaimana kelompok mengambil keputusan tertentu.

 

2. TIPE – TIPE PROSES PENGAMBILAN KEPUTUSAN

Sebelum dan sesudah melakukan pembelian, seorang konsumen akan melakukan sejumlah proses yang mendasari pengambilan keputusan, yakni:
1.Pengenalan masalah (problem recognition).
Konsumen akan membeli suatu produk sebagai solusi atas permasalahan yang dihadapinya.

2.Pencarian informasi (information source).
Setelah memahami masalah yang ada, konsumen akan termotivasi untuk mencari informasi untuk menyelesaikan permasalahan yang ada melalui pencarian informasi.

3.Mengevaluasi alternatif (alternative evaluation).
Setelah konsumen mendapat berbagai macam informasi, konsumen akan mengevaluasi alternatif yang ada untuk mengatasi permasalahan yang dihadapinya.

4.Keputusan pembelian (purchase decision).
Setelah konsumen mengevaluasi beberapa alternatif strategis yang ada, konsumen akan membuat keputusan pembelian.

5.Evaluasi pasca pembelian (post-purchase evaluation)
merupakan proses evaluasi yang dilakukan konsumen tidak hanya berakhir pada tahap pembuatan keputusan pembelian. Setelah membeli produk tersebut, konsumen akan melakukan evaluasi apakah produk tersebut sesuai dengan harapannya.

3. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMECAHAN MASALAH

Faktor-faktor yang mempengaruhi jangkauan pemecahan masalah :
1.Alternatif-alternatif dibedakan dengan cara yang relevan
2.Tersedia waktu yang memadai untuk pertimbangan yang mendalam untuk membeli produk.
3.Terdapat tingkat keterlibatan (relevansi pribadi) yang tinggi yang menyertai
pembelian.


Terdapat 5 faktor internal yang relevan terhadap proses pembuatan keputusan pembelian:
1.Motivasi (motivation) merupakan suatu dorongan yang ada dalam diri manusia untuk
mencapai tujuan tertentu.
2.Persepsi (perception) merupakan hasil pemaknaan seseorang terhadap stimulus atau
kejadian yang diterimanya berdasarkan informasi dan pengalamannya terhadap
rangsangan tersebut.
3.Pembentukan sikap (attitude formation) merupakan penilaian yang ada dalam diri
seseorang yang mencerminkan sikap suka/tidak suka seseorang akan suatu hal.
4.Integrasi (integration) merupakan kesatuan antara sikap dan tindakan.Integrasi
merupakan respon atas sikap yang diambil. Perasaan suka akan mendorong seseorang
untuk membeli dan perasaan tidak suka akan membulatkan tekad seseorang untuk tidak
membeli produk tersebut.
5.Pembelajaran (learning) merupakan proses belajar yang dilakukan seseorang setelah
membeli produk tersebut dengan melihat apakah produk tersebut memiliki kegunaan dan
akan dijadikan sebagai alternatif dalam pembelian selanjutnya

4. PEMBELIAN

 Ada tujuh struktur keputusan membeli yang mempengaruhi konsumen:

1. Keputusan tentang jenis produk
Konsumen dapat memutuskan untuk membelanjakan uangnya untuk membeli produk X atau tujuan lain selain melakukan pembelian.

2. keputusan tentang jenis produk
Konsumen memutuskan untuk membeli produk X dengan bentuk tertentu (ukuran, mutu, corak,dan sebagainya).

3. keputusan tentang merek
Konsumen memutuskan merk yang akan diambil.

4. keputusan tentang penjualan
Konsumen memutuskan dimana akan membeli (toko serba ada, elektronik, toko khusus dan lain-lain, perusahaan ( termasuk pedagang besar, pengecer) Harus mengetahui bagaimana konsumen memilih penjual tertentu.

5. Keputusan tentang jumlah produk
Konsumen memutuskan jumlah produk yang akan dibeli.


6. keputusan tentang waktu pembelian
Konsumen memutuskan kapan harus membeli (kapan uang/kesempatan tersedia).

7. Keputusan tentang cara pembayaran
Konsumen memutuskan mode pembelanjaan yang disukainya.

5. DIAGNOSA PERILAKU KONSUMEN

Pemahaman akan perilaku konsumen dapat diaplikasikan dalam beberapa hal,yaitu:


1. untuk merancang sebuah strategi pemasaran yang baik, misalnya menentukan kapan
saat yang tepat perusahaan memberikan diskon untuk menarik pembeli.
2.perilaku konsumen dapat membantu pembuat keputusan membuat kebijakan
publik.Misalnya dengan mengetahui bahwa konsumen akan banyak menggunakan
transportasi saat lebaran, pembuat keputusan dapat merencanakan harga tiket
transportasi di hari raya tersebut.
3.pemasaran sosial (social marketing), yaitu penyebaran ide di antara konsumen.

Terdapat tiga pendekatan utama dalam meneliti perilaku konsumen. Yaitu :
1.Pendekatan pertama adalah pendekatan interpretif. Pendekatan ini menggali secara mendalam perilaku konsumsi dan hal yang mendasarinya.

2.Pendekatan kedua adalah pendekatan tradisional yang didasari pada teori dan metode dari ilmu psikologi kognitif, sosial, dan behaviorial serta dari ilmu sosiologi.

3.Pendekatan ketiga disebut sebagai sains marketing yang didasari pada teori dan metode dari ilmu ekonomi dan statistika.


Ketiga pendekatan sama-sama memiliki nilai dan memberikan pemahaman atas perilaku konsumen

 

Jumat, 04 Oktober 2013

SEGMENTASI PASAR & ANALISIS DEMOGRAFI


Segmentasi pasar adalah kegiatan membagi suatu pasar menjadi kelompok-kelompok pembeli yang berbeda yang memiliki kebutuhan, karakteristik, atau perilaku yang berbeda yang mungkin membutuhkan produk atau bauran pemasaran yang berbeda. Segmentasi pasar juga dapat diartikan sebagai proses pengidentifikasian dan menganalisis para pembeli di pasar produk, menganalisis perbedaan antara pembeli di pasar. 

Syarat segmentasi :

Ada beberapa syarat segmentasi yang efektif, yaitu:

1. Dapat diukur

2. Dapat dicapai

3. Cukup besar atau cukup menguntungkan

4. Dapat dibedakan

5. Dapat dilaksanakan

Manfaat Segmentasi Pasar

a. Penjual atau produsen berada dalam posisi yang lebih baik untuk memilih kesempatan- kesempatan pemasaran.

b. Penjual atau produsen dapat menggunakan pengetahuannya terhadap respon pemasaran yang berbeda-beda, sehingga dapat mengalokasikan anggarannya secara lebih tepat pada berbagai segmen.

c. Penjual atau produsen dapat mengatur produk lebih baik dan daya tarik pemasarannya

 

Analisis demografi Ini merujuk data statistik penduduk, termasuk pendapatan, rata-rata umur, dan pendidikan. Kalau menurut Hermawan, demografi ini termasuk dalam Static Attribute Segmentation, atau cara memandang pasar berdasarkan geografis dan demografi. Geografis berarti kita melihat pasar berdasarkan wilayah (negara, kawasan, propinsi, kota). Sedangkan demografi berati kita melihat pasar berdasarkan jenis kelamin, usia, pekerjaan, agama dan pendidikan.

 Segmentasi dan profitabilitas

Jadi profitabilitas dapat berfungsi untuk melihat apakah kegiatan segmentasi pasar yang dilakukan berpengaruh atau tidak terhadap keuntungan yang di dapat perusahaan.
 
Contoh Perusahaan



Nama
:
Ultra Jaya Milk Industry Tbk
Kode
:
ULTJ
Alamat Kantor
:
PO.Box 1230 Bandung 40012
Alamat Email
:
eddikur@ultrajaya.co.id; admin@ultrajaya.co.id
No. Telepon
:
(022) 86700700, 665-46-10
Faks
:
(022) 665-4612
NPWP
:
01.118.565.9-054.000
NPKP
:
-
Situs
:
Tanggal IPO
:
02-Jul-1990
Papan
:
Utama
Bidang Usaha Utama
:
Industri Makanan
Sektor
:
CONSUMER GOODS INDUSTRY
Sub Sektor
:
FOOD AND BEVERAGES
Biro Administrasi Efek
:
PT Sirca Datapro Perdana

 Ultra Jaya Milk Industry Tbk
We manufacture and sell a wide range of UHT fresh dairy products, fresh ready-to-drink tea, and fresh fruit juices.
Up to today, we are the pioneer and Indonesia’s leading producer of aseptic dairy products and beverages for consumers throughout the country under some well-known brands such as Ultra Milk for dairy products, Teh Kotak, Sari Kacang Ijo, Sari Asem Asli for Healthy Drink product, and some other beverages for export.
Our Mother brand, Ultra Milk, has been able to maintain its leadership in the Liquid Milk Segment over a long period, just as Teh Kotak in the RTD tea- in- carton segment.
Our plant is strategically located in the center of the rich agricultural hinterland of Bandung which provides it with an abundant and reliable source of high quality, fresh ingredients, from milk to tea and tropical fruits.
The freshness of these ingredients as well as their natural, nutritional quality is preserved through an Ultra High Temperature (UHT) process and the latest aseptic packaging technology without adding any preservatives.
Nowadays, 90 percent of the company’s total production volume is sold domestically throughout Indonesia, while the remainder is exported to various countries in Asia, Europe and The Middle East, as well as Australia and The United States of America. The products sold to local and export markets are identical.


(Budiarto, Teguh (1993). Dasar pemasaran. Jakarta : penerbit Gunadarma)

SEGMENTASI PASAR & ANALISIS DEMOGRAFI

segmentasi pasar adalah kegiatan membagi suatu pasar menjadi kelompok-kelompok pembeliyang berbeda yang memiliki kebutuhan, karakteristik, atau perilaku yang berbeda yang mungkin membutuhkan produk atau bauran pemasaran yang berbeda. Segmentasi pasar juga dapat diartikan sebagai proses pengidentifikasian dan menganalisis para pembeli di pasar produk, menganalisis perbedaan antara pembeli di pasar.


Syarat segmentasi :
Ada beberapa syarat segmentasi yang efektif, yaitu:

1.  Dapat diukur
2.  Dapat dicapai
3.  Cukup besar atau cukup menguntungkan
4. Dapat dibedakan
5. Dapat dilaksanakan

 
Manfaat Segmentasi Pasar
a. Penjual atau produsen berada dalam posisi yang lebih baik untuk memilih kesempatan- kesempatan pemasaran.

b. Penjual atau produsen dapat menggunakan pengetahuannya terhadap respon pemasaran yang berbeda-beda, sehingga dapat mengalokasikan anggarannya secara lebih tepat pada berbagai segmen.

c. Penjual atau produsen dapat mengatur produk lebih baik dan daya tarik pemasarannya
Analisis demografi

Ini merujuk data statistik penduduk, termasuk pendapatan, rata-rata umur, dan pendidikan. Kalau menurut Hermawan, demografi ini termasuk dalam Static Attribute Segmentation, atau cara memandang pasar berdasarkan geografis dan demografi. Geografis berarti kita melihat pasar berdasarkan wilayah (negara, kawasan, propinsi, kota). Sedangkan demografi berati kita melihat pasar berdasarkan jenis kelamin, usia, pekerjaan, agama dan pendidikan.
Segmentasi dan profitabilitas
Jadi profitabilitas dapat berfungsi untuk melihat apakah kegiatan segmentasi pasar yang dilakukan berpengaruh atau tidak terhadap keuntungan yang di dapat perusahaan.

 

Contoh Perusahaan


Nama
:
Ultra Jaya Milk Industry Tbk
Kode
:
ULTJ
Alamat Kantor
:
PO.Box 1230 Bandung 40012
Alamat Email
:
eddikur@ultrajaya.co.id; admin@ultrajaya.co.id
No. Telepon
:
(022) 86700700, 665-46-10
Faks
:
(022) 665-4612
NPWP
:
01.118.565.9-054.000
NPKP
:
-
Situs
:
Tanggal IPO
:
02-Jul-1990
Papan
:
Utama
Bidang Usaha Utama
:
Industri Makanan
Sektor
:
CONSUMER GOODS INDUSTRY
Sub Sektor
:
FOOD AND BEVERAGES
Biro Administrasi Efek
:
PT Sirca Datapro Perdana
Ultra Jaya Milk Industry Tbk



We manufacture and sell a wide range of UHT fresh dairy products, fresh ready-to-drink tea, and fresh fruit juices.

Up to today, we are the pioneer and Indonesia’s leading producer of aseptic dairy products and beverages for consumers throughout the country under some well-known brands such as Ultra Milk for dairy products, Teh Kotak, Sari Kacang Ijo, Sari Asem Asli for Healthy Drink product, and some other beverages for export.

Our Mother brand, Ultra Milk, has been able to maintain its leadership in the Liquid Milk Segment over a long period, just as Teh Kotak in the RTD tea- in- carton segment.

Our plant is strategically located in the center of the rich agricultural hinterland of Bandung which provides it with an abundant and reliable source of high quality, fresh ingredients, from milk to tea and tropical fruits.

The freshness of these ingredients as well as their natural, nutritional quality is preserved through an Ultra High Temperature (UHT) process and the latest aseptic packaging technology without adding any preservatives.

Nowadays, 90 percent of the company’s total production volume is sold domestically throughout Indonesia, while the remainder is exported to various countries in Asia, Europe and The Middle East, as well as Australia and The United States of America. The products sold to local and export markets are identical.
Analisis : Jadi dari artikel dan data tentang Ultra milk industry seperti diatas, kita bisa melihat kalau Ultra Milk Industry melihat celah atas kebutuhan susu bagi seluruh masyarakat diluar pedesaan yang sulit mendapatkan susu segar dikarenakan letak mereka yang ada di perkotaan jauh dari produsen susu. Jadi Ultra Milk Industry melakukan segmentasi pasar dengan tepat agar susu segar yang menjadi kualitasnya itu bisa sampai ketangan konsumen yang berada jauh di perkotaan. maka mereka melakukan pembungkusan yang disebut tetra pack. Hal itu membuat susu menjadi lebih awet dan dapat bertahan lebih lama selama pengiriman dan isi tetap segar sampai ditangan konsumen.
 





 




(Budiarto, Teguh (1993). Dasar pemasaran. Jakarta : penerbit Gunadarma)





PENDAHULUAN


Perilaku konsumen dan cakupan ilmu perilaku konsumen

Perilaku konsumen adalah proses dan aktivitas ketika seseorang berhubungan dengan pencarian, pemilihan, pembelian, penggunaan, serta pengevaluasian produk dan jasa demi memenuhi kebutuhan dan keinginan.

Lalu apa yg dimaksud dengan konsumen?

Konsumen adalah setiap orang pemakai barang dan/atau jasa yang tersedia dalam masyarakat, baik bagi kepentingan diri sendiri, keluarga, orang lain, maupun makhluk hidup lain dan tidak untuk diperdagangkan.Jika tujuan pembelian produk tersebut untuk dijual kembali, maka dia disebut pengecer atau distributor.

Berikut adalah Ciri-ciri konsumen :

1. Personal Consumer : konsumen ini membeli atau menggunakan barang atau jasa untuk penggunaannya sendiri.

2. Organizational Consumer : konsumen ini membeli atau menggunakan barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhan dan menjalankan organisasi tersebut.

 

Kekuatan Utama, yang dapat mempertajam penelitian tentang konsumen

1.Mengerti Keinginan Konsumen

Melakukan survei di lapangan untuk mengetahui kebutuhan dan keinginan konsumen agar tercipta kenyamanan konsumen terhadap pelayanan yang kita berikan.

2. Melakukan Kreatifitas dalam hal penemuan baru atau inovasi baru

ide yang brilian dan dilaksanakan akan menciptakan sebuah karya seni yang tinggi, dalam kemasan produk, harga, stategi pemasaran dan iklan.

sumber :

http://id.wikipedia.org/wiki/Perilaku_konsumen

(Budiarto, teguh (1993). Dasar pemasaran. Jakarta: gunadarma )
 

Jumat, 21 Juni 2013

tugas bahasa inggris 2


6. We could fly, or we could take the train.
Answer : We not only could fly but also take the rain.

9.  we can fix dinner for them here or we can take them a restaurant.
      answer  : we can fix dinner for them either here or to a restaurant

Sabtu, 15 Juni 2013

BLSM menurutku

Menurut saya tentang Bantuan Langsung Sementara Masyarakat yang sedang dicanangkan pemerintah ini kurang efektif dalam membantu masyarakat. Karena dalam kehidupan sekarang, jika pemerintah memberikan bantuan berupa uang kepada masyarakat hanya akan membuat malas rakyat dan bantuan itu akan habis dengan cepat karena bersifat uang yang pasti akan langsung dibelanjakan. Maka dari itu saya kurang setuju. Bantuan seperti ini hanya seperti membagibagikan uang untuk popularitas suatu partai.

Jika pemerintah ingin mensejahterakan rakyat mungkin seharusnya memberikan bantuan yang bersifat jangka panjang. Seperti dalam bidang pendidikan dapat membantu dalam biaya pendidikan. Bidang kesehatan seperti memberi bantuan untuk rakyat miskin yang selama ini sulit berobat, dan membangun sarana kesehatan di pedalaman  desa yang jauh dari tangan pemerintah. Bidang transportasi, memberikan sarana transportasi yang nyaman dan penataan agar masyarakat mengurangi penggunaan BBM bersubsidi. Bidang kesjahteraan masyarakat, seperti memberikan pelatihan lapangan kerja untuk masyarakat yang kurang memiliki keterampilan atau keahlian untuk bekerja.


Karena menurut saya bantuan yang seharusnya diberikan kepada masyarakat kita adalah seperti bantuan keterampilan dan keahlian serta kesejahteraan pada masyarakat kita karena dapat bersifat jangka panjang.

Kamis, 13 Juni 2013

Strategi Pembangunan Ketahanan Nasional


Pengertian Ketahanan Nasional

Pengertian baku Ketahanan Nasional bangsa Indonesia adalah kondisi dinamik bangsa Indonesia yang meliputi segenap  aspek kehidupan nasional yang terintegrasi, berisi keuletan dan ketangguhan yang mengandung kemampuan mengembangkan kekuatan nasional, dalam menghadapi dan mengatasi  segala tantangan, ancaman, hambatan dan gangguan baik yang datang dari luar maupun dari dalam untuk menjamin identitas , integritas, kelangsungan  hidup bangsa dan negara serta perjuangan mencapai tujuan nasionalnya.

Asas - Asas Ketahanan Nasional


Asas Ketahanan Nasional Indonesia adalah tata laku yang didasari  nilai-nilai yang tersusun berlandaskan Pancasila, UUD 1945 dan Wawasan Nasional yang terdiri dari :

1.    Asas Kesejahteraan dan Keamanan
Kesejahteraan dan keamanan dapat dibedakan tetapi tidak dapat dipisahkan  dan merupakan kebutuhan manusia yang mendasar dan esensial, baik sebagai perorangan maupun kelompok  dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Dengan demikian kesejahteraan dan keamanan merupakan asas dalam sistem kehidupan  nasional dan merupakan nilai intrinsik yang ada padanya. Dalam realisasinya kondisi  kesejahteraan dan keamanan dapat dicapai dengan menitikberatkan pada kesejahteraan tetapi tidak mengabaikan  keamanan. Sebaliknya memberikan  prioritas pada keamanan tidak boleh mengabaikan kesejahteraan. Oleh karena itu,  keduanya harus selalu ada, berdampingan pada kondisi apapun sebab keduanya merupakan salah satu parameter tingkat ketahanan nasional sebuah bangsa dan negara.

2.    Asas komprehensif intergral atau menyeluruh terpadu
Sistem kehidupan nasional mencakup segenap aspek kehidupan bangsa secara utuh menyeluruh dan terpadu dalam bentuk perwujudan persatuan dan perpaduan  yang seimbang, serasi dan selaras  dari seluruh aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Dengan demikian, ketahanan nasional mencakup ketahanan segenap aspek kehidupan bangsa secara utuh, menyeluruh dan terpadu (komprehensif integral)
3.    Asas mawas ke dalam dan mawas ke luar
Sistem kehidupan nasional merupakan perpaduan  segenap aspek kehidupan bangsa yang saling berinteraksi. Disamping itu, sistem kehidupan nasional juga berinteraksi dengan lingkungan sekelilingnya. Dalam prosesnya dapat timbul berbagai dampak  baik yang bersifat positif maupun negatif. Untuk itu diperlukan sikap mawas ke dalam dan  ke luar.

SIfat Ketahanan Nasional
Ketahanan nasional memiliki sifat yang terbentuk dari nilai-nilai yang terkandung dalam landasan dan asas-asasnya, yaitu :

1.    Mandiri
Ketahanan nasional bersifat percaya pada kemampuan dan kekuatan sendiri dengan keuletan dan ketangguhan yang mengandung prinsip tidak mudah menyerah serta bertumpu pada identitas , integritas dan kepribadian bangsa. Kemandirian (independent) ini merupakan prasyarat untuk menjalin kerjasama yang saling menguntungkan  dalam perkembangan global (interdependent).

2.    Dinamis
Ketahanan nasional tidaklah tetap melainkan dapat meningkat dan atau menurun tergantung pada situasi dan kondisi bangsa dan negara serta kondisi lingkungan strategisnya. Hal ini sesuai dengan hakikat dan pengertian bahwa segala  sesuatu di dunia ini senantiasa berubah dan perubahan itu senantiasa berubah pula. Oleh karena itu, upaya peningkatan ketahanan nasional harus selalu diorientasikan ke masa depan dan dinamikanya diarahkan untuk pencapaian kondisi kehidupan nasional yang lebih baik

3.    Wibawa
Keberhasilan pembinaan  ketahanan nasional Indonesia secara  berlanjut dan berkesinambungan akan meningkatkan  kemampuan dan kekuatan bangsa yang dapat menjadi faktor yang diperhatikan pihak lain. Makin tinggi tingkat ketahanan nasional Indonesia makin tinggi pula nilai kewibawaan  nasonal yang berarti makin  tinggi tingkat daya tangkal yang dimiliki bangsa dan negara Indoesia.

4.    Konsultasi dan kerjasama
Konsepsi ketahanan nasional Indonesia tidak mengutamakan sikap konfrontatif dan antagonistis, tidak mengandalkan kekuasaan dan kekuatan fisik semata tetapi lebih pada sikap konsultatif dan kerjasama serta saling menghargai dengan mengandalkan pada kekuatan moral dan kepribadian bangsa.

 Pengaruh Ketahanan Nasional bagi Negara
Berdasarkan rumusan pengertian ketahanan nasional dan kondisi kehidupan nasional Indonesia sesungguhnya ketahanan nasional merupakan gambaran dari kondisi sistem (tata) kehidupan nasional dalam berbagai aspek pada saat tertentu. Tiap aspek didalam tata kehidupan nasional relatif berubah menurut waktu, ruang dan lingkungan terutama pada aspek-aspek dinamis sehingga interaksinya menciptakan kondisi umum yang amat sulit dipantau, karena sangat kompleks. Dalam rangka pemahaman dan pembinaan tata kehidupan nasional itu diperlukan penyederhanaan tertentu dari berbagai aspek kehidupan nasional dalam bentuk model yang merupakan hasil pemetaan dari keadaan nyata, melalui suatu kesepakatan dari hasil analisa mendalam yang dilandasi teori hubungan antara manusia dengan Tuhan, dengan manusia/masyarakat dan dengan lingkungan.
Berdasarkan pemahaman tentang hubungan tersebut diperoleh gambaran bahwa konsepsi ketahanan nasional akan menyangkut  hubungan antar aspek yang mendukung kehidupan yaitu :

1.   aspek yang berkaitan dengan alamiah bersifat statis meliputi aspek geografi, kependudukan, dan sumber daya alam

2.   aspek yang berkaitan dengan sosial bersifat dinamis meliputi aspek ideologi, politik
ekonomi, sosial budaya dan hankam.