Tampilkan postingan dengan label Bahasa Indonesia 2. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bahasa Indonesia 2. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 07 Juni 2014

LAPORAN ILMIAH


Postingan kali ini adalah tugas tentang laporan ilmiah. mari kita simak apa itu laporan ilmiah dan cara membuatnya serta susunan dari laporan ilmiah.
Cara Penulisan Laporan Ilmiah

Format laporan ilmiah
Ada berbagai macam format penulisan .Namun perbedaan di antara format format yang ada jangan terlalu dipermasalahkan. Hal yang perlu diperhatikan adalah:

1.      Pembaca dapat memahami dengan jelas bahwa penelitian telah dilakukan tujuan dan hasilnya.

2.      Langkah – langkah medannya jelas , agar jika pembaca tertarik dapat mengulang kembali.

Pada dasarnya ada dua bentuk sistematika penulisan ilmiah ,Yaitu penulisan proposal penelitian dan laporan hasil penelitian . Pada umumnya sistematika penulisan proposal penelitian danpenulisan laporan penelitian sebagai berikut :
Bagian awal

1.      halaman judul

2.      Halamn persetujuan dan pengesahan (pada laporan penelitian ,sebelum halaman kata pengantar dicantumkan intisari /abstrak)

3.      Halamn kata pengantar atau prakata

4.      Daftar isi

5.      Daftar tabel (jika ada)

6.      Daftar gambar (jika ada)

7.      Daftar lampiran (jika ada)

Bagian Utama
BAB I PENDAHULUAN

1.      Latar Belakang Masalah

2.      Rumusan masalah

3.      Tujuan penelitian

4.      Ruang lingkup

5.      Manfaat penelitian

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

1.      Landasan teori/ tinjauan teoretis

2.      Kerangak teori

3.      Kerangka konsep

4.      Hipotesis atau pertamyaan penelitian (jika ada hipotesis)

BAB III METODE PENELITIAN ATAU CARA PENELITIAN

  • Jenis penelitian
  • Populasi sample (untuk penelitian disertai unit penelitian )
  • Variabel penelitian (untuk penelitian laboratorium / eksperimental, sebelum variabel penelitian dicantumkan bahan dan alat)
  • Definisi operasioanal variabel atau istilah –istilah lain yang digunakan untuk memberi batasan operasional agar jelas yang dimahsud dalam penelitian itu.
  • Desain / rancangan penelitian ( tidak harus , kecuali pada penelitian eksperimental)
  • Lokasi dan waktu penelitian
  • Teknik pengumplan data.
  • Instrumen penelitian yang digunakan
  • Pengolahan dan Analisis data

Khusus laporan penelitian dilanjutkan dengan bab IV -VI berikut ini :

BAB IV – HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB V – KESIMPULAN DAN SARAN

BAB VI – RINGKASAN

Bagian Akhir

1. Daftar pustaka

2. Lampiran – lampiran;

3.  Instrumen penelitian

4. Berbagai data sekunder yang diperlukan

5. Anggaran penelitian

6. Jadwal penelitian
 
sumber :

Resensi Film


Hai pembaca, kali ini saya akan meresensi film captain America : The winter soldier. Ini adalah film ke 2 setelah captain America : The first avenger. 
 
 


Sutradara        : Anthony Russo,  Joe Russo

 Produser         : Kevin Feige

 Skenario         : Christopher Markus, Stephen McFeely

 Berdasarkan   : Captain America, karya Joe Simon, Jack Kirby

 Pemeran        : Chris Evans, Scarlett Johansson, Robert Redford, Samuel L. Jackson

 Musik             : Henry Jackman

 Sinematografi: Trent Opaloch

 Penyunting     : Jeffrey Ford,  Mary Jo Markey

 Studio             : Marvel Studios

 Distributor      : Walt Disney Studios,  Motion Pictures

 Tanggal rilis   : 2 April 2014 (Indonesia), 4 April 2014 (Amerika Serikat)

 Negara             : Amerika Serikat

 Bahasa           : Inggris

 Anggaran       : $170 milliar

 

Kejadian di New York (Avengers) tidak membuat kehidupan Steve Rogers/Captain America lebih mudah. Ia kemudian memilih tinggal di Washington, D.C. untuk ‘istirahat’ sesaat sembari mengenal dunia modern. Tanpa ia duga, ada sebuah kejadian yang membawa Steve ke dalam pusaran konflik antara S.H.I.E.L.D. dan sesosok musuh yang cukup hebat.

 

Melanjutkan kehidupan ‘normal’ di dunia modern, Steve Rogers (Chris Evans) masih bekerja di SHIELD dengan atasannya, Nick Fury (Samuel L. Jackson). Misi menyelamatkan kapal SHIELD yang dibajak perompak rupanya kunci awal dari kejadian yang lebih besar. Apa itu? Sebuah rahasia SHIELD yang baru diketahui oleh Captain America. Operation : Insight adalah sebuah proyek Ambisius SHIELD dalam memerangi kejahatan di muka bumi. Untuk apa memberantas jika kita bisa mencegah? Operation: Insight dipersenjatai 3 Pesawat induk super canggih dengan kemampuan mendeteksi terror sampai ke tingkat DNA pelakunya. Sebelum seorang teroris menyerang, Salah satu Pesawat Insight mampu membunuhnya.

 

Steve tentunya tidak setuju. Memberikan kebebasan untuk manusia bukanlah melalui rasa takut. Apalagi ia khawatir jika senjata ini jatuh ke tangan yang tidak bertanggung jawab. Nah. Kejadian deh. Diawali dari penyerangan kepada Nick Fury, terror berlanjut hingga ke kekacauan di Markas SHIELD sendiri. Steve, beserta Natasha Romanoff / Black Widow (Scarlett Johansson) kini bekerja sendiri.

 

Saat tidak ada yang bisa mereka percayai, satu ancaman muncul, sosok misterius The Winter Soldier; yang memiliki kekuatan menyamai Captain America. Mampukah Steve Rogers mengembalikan keadaan seperti semula di saat semua orang yang ia kenal ingin membunuhnya?

 

The Winter Soldier

Satu aspek penting dari Film ini (juga dari Dunia Captain America) adalah kehadiran The Winter Soldier (Sebastian Stan -Black Swan, Gossip Girl). Sebagai tentara super yang telah dicuci otaknya, Winter Soldier menjadi lawan tangguh untuk Captain. Kecepatan, ketangkasan, serta tenaga yang dimiliki boleh dibilang setara dengan Captain. Banyak adegan di film yang menampilkan mereka berdua berkelahi dengan koreografi yang cukup keren.

 

Oh ya, ada aktor veteran Robert Redford, berperan sebagai Alexander Pierce, Pejabat tinggi dalam jajaran SHIELD, yang dalam usia senja, masih mampu memberikan akting yang pas. Walau saya yakin ini bukan penampilan maksimal om Robert.

 

Tokoh lain yang menjadi mitra Captain memberantas kegalauan para musuh-musuhnya adalah Falcon/Sam Wilson (Anthony Mackie -Hurt Locker, Real Steel, 8 Mile) ex-prajurit terjun payung yang kemudian membantu Captain dengan sayap robot hingga bisa terbang kemana-mana, dan kemunculan spesial dari Maria Hill serta Agent 13 / Kate.

 

Dari konsep cerita yang sederhana ; pengkhianatan dalam organisasi + ‘no one to trust’ , rupanya para penulis cerita ingin memasukkan isu yang lebih kini. Apa itu? Yak, anda benar, NSA dan Global Spying. Di Amerika (dan seluruh dunia) isu mengenai privasi di ruang publik (termasuk di dalamnya internet dan media komunikasi) tengah gencar dibahas. Apalagi dengan bocornya proyek Prism oleh Snowden. Maka Captain America pun mencoba bercerita dari sudut pandangnya.

Duo bersaudara Anthony Russo dan Joe Russo berusaha meminimalisir penggunaan Full CGI / bantuan komputer dalam film ini. Mereka tetap ingin menghargai seni live action, dimana set dan aksi benar-benar dilakukan oleh manusia. Namun tentunya bantuan komputer gak terhindarkan, apalagi untuk adegan final film. Duo bersaudara ini mampu berada di jajaran sutrada2 top pilihan Marvel. Bahkan mereka mampu menaikkan standar dan kualitas dari Film Captain America yang pertama.

 

Memperkenalkan Captain America (di Film Pertama, Captain America : The First Avenger 2011) adalah tugas sulit. Selain Captain America tidak memiliki kepopuleran dibanding Spiderman, Hulk, dan XMen, konsep ‘manusia hebat dengan emblem Amerika sang Juara’ (sounds corny in Bahasa Indonesia, right?). Tentu aja, penciptaan tokoh ini adalah simbol dari supremasi Amerika dalam dunia Marvel. Dan itu gak bisa dihindarkan.

Sumber :

 

Rabu, 30 April 2014

Pasar Blok G Sepi Pengunjung


Karena permasalahan kemacetan karena diakibatkan para pedagang di tanah abang, maka PemProv DKI Jakarta memindahkan para pedagang yang ada di pinggir jalan ke pasar Blok G yang tidak jauh dari tempat jualan sebelumnya, dengan harapan masalah kemacetan didaerah tersebut dapat di selesaikan.

Setelah proses panjang akhirnya para pedagang pun mau dan di pindahkan ke Pasa Blok G Tanah Abang dan masalah kemacetan pun dapat selesai karena jalan menjadi lancer karena pedagang sudah dipindahkan ke dalam Pasar Blok G. Tetapi muncul permasalahan baru. Para pedagang mengeluh karena di tempat yang baru sepi oleh pengunjung. Tidak seperti tempat jualan yang lama memiliki tempat strategis sehingga selalu ramai pengunjung. Para pengamat pun berkomentar dibawah ini.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melakukan berbagai upaya agar Pasar Blok G Tanah Abang, Jakarta Pusat ramai dikunjungi pembeli. Upaya terbaru Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo adalah memperpanjang sewa gratis selama 6 bulan dan tematik. Bahkan, dia sepakat agar tukang sablon dari Pasar Senen dipindahkan ke Blok G Tanah Abang.

Pengamat Perkotaan Nirwono Yoga menilai, banyaknya upaya yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta tersebut menunjukkan, Pasar Blok G tidak disiapkan matang sejak awal pemindahan pedagang kaki lima (PKL) ke pasar tersebut.

"Saya lihat sangat disayangkan, Blok G tidak disiapkan matang. Ini adalah sikap reaktif kalau ada masalah baru ada program," ujar Nirwono kepada Liputan6.com, Jakarta, Rabu (26/2/2014).

Dia mencermati, Blok G seperti berdiri sendiri padahal terkait dengan Pasar Blok A, Blok B, dan Blok F Tanah Abang. Karena itu, seharusnya ketika PKL dipindahkan ke pasar tersebut sudah ditentukan spesialisasinya apa.

"Misalnya ketika memang untuk sablon tetap harus beda. Misal lantai 1 untuk kaos, lantai 2 untuk bahan sablon, lantai 3 untuk desain. Supaya pengunjung jalan ke lantai 1 , 2 dan 3. Kalau semua sama, ngapain pengunjung sampai ke lantai 2 dan 3," kata dia.

Nirwono mengatakan, harus ada promosi terus-menerus tentang keberadaan Blok G. Bila perlu perlu produk-produknya dipamerkan di pameran supaya lebih menarik.

Dia juga menyayangkan faktor pendukung di Blok G yang tak kunjung selesai seperti pembangunan eskalator dan jalan penghubung.

Menurutnya, PD Pasar Jaya juga harus tegas kepada pedagang. Kalau kios yang diberikan kosong, sebaiknya diberikan saja kepada PKL lain yang mampu mengelolanya. Karena kekosongan kios bisa memengaruhi psikologis pengunjung yang akhirnya malas ke tempat itu. Selain itu, jangan memberikan izin kepada PKL untuk kembali berjualan di luar pasar.

Tindakan tegas juga harus dilakukan Dishub DKI Jakarta. Angkutan umum yang ngetem di Pasar Tanah Abang mesti ditindak dengan tegas. Kerja sama dengan Satpol PP untuk penindakan sebaiknya terus digalakkan. "Kalau Pasar Blok G saja tidak berjalan, bagaimana dengan pasar yang lain," kata dia.

"Dinas terkait jangan cuma kerja kalau diawasi gubernur. Seolah-olah tidak ada persiapan matang tentang Blok G," tandas Nirwono. (Mvi/Sss)


http://news.liputan6.com/read/836664/pasar-blok-g-sepi-pengunjung-pengamat-tak-dipersiapkan-matang



Proposal Kegiatan Lomba Kemerdekaan 17 Agustus


DALAM RANGKA PERINGATAN HUT RI KE-69
I. PENDAHULUAN

I.1 LATAR BELAKANG
Dengan mengingat perjuangan para pahlawan terdahulu untuk memperjuangkan kemerdekaan Indonesia, maka dengan itu untuk mengisi hari kemerdekaan yang akan jatuh tanggal 17 Agustus 2014 mendatang maka kami akan mengadakan kegiatan yang bertujuan untuk membakar semagat para anak muda dan untuk mengingat kembali perjuangan para pahlawan.


Tema HUT RI ke-69: "Tidak akan ku lupakan pengorbanan mu wahai para pahlawan. Kami akan terus membakar semagat untuk mempertahankan Indonesia!".

I.2 MAKSUD DAN TUJUAN

I.2.1 Maksud
Adapun mksud diadakannya kegiatan ini adalah sbagai bentuk rasa syukur kpada Tuhan YME & kegembiraan dlam menyambut Hari Ulang Tahun kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 69 pada tanggal 17 Agustus 2014

I.2.2 Tujuan Kegiatan
Adapun tujuan diadakannya acara ini adalah :

  1. Mempererat tali silaturahmi antar sesama warga RT 04 / RW 04 Kp. Bojong Menteng Kel. Bojong Menteng Kec. Rawa Lumbu Bekasi
  2. Meningkatkan smangat juang dlam meraih prestasi diantara anak-anak.
  3. Memupuk jiwa sportifitas dlam berlomba diantara anak-anak
  4. Memupuk semangat kbangsaan antar generasi untuk mmperkuat ketahanan nasional menghadapi tantangan global.

I.3 DASAR KEGIATAN
Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan.


  1. Pancasila sila ke-3, “Persatuan Indonesia”.
  2. Petunjuk dan arahan bapak Ketua RW 04 tentang pelaksanaan kegiatan dalam rangka peringatan HUT RI ke 69 di tingkat RT di lingkungan RT 04 / RW 04 Kp. Bojong Menteng Kel. Bojong Menteng Kec. Rawa Lumbu Bekasi

II. ISI PROPOSAL

II.1 TEMA KEGIATAN
Kegiatan yg mengedepankan kebersamaan warga antar generasi serta kegiatan anak-anak yang bersifat mengembangkan daya kreatifitas, ketrampilan, ketangkasan & sportifitas.

II.2 MACAM KEGIATAN

1.  Perlombaan balita dan anak-anak

  • Tingkat Balita (usia 0 – 5 tahun) 3 lomba.
  • Tingkat SD (usia 6 – 12 tahun) 5 lomba Jenis perlombaan akan ditetapkan kemudian.

II.3 PESERTA.
Seluruh warga RT 04 / RW 04 kp. Bojong Menteng Kel. Bojong Menteng Kec. Rawa Lumbu BEKASI

II.4 WAKTU & TEMPAT PELAKSANAAN
a. Perlombaan balita & anak-anak
Hari, tanggal : Minggu, 17 Agustus 2014
Waktu : Pukul 07.30 WIB s.d. selesai
Tempat : Lapangan bulu tangkis kp. Bojong Menteng RT 04 / RW 04

II.5 SUSUNAN KEPANITIAAN

  • Pelindung : Tuhan YME
  • Penasehat : Bapak Ketua RW 04
  • Penanggung Jawab : Bapak Ketua RT 04/RW 04
    Panitia Pelaksana
  • Ketua Pelaksana : Rizky Ardiyanto
  • Sekretaris : Ridho Ardi
  • Bendahara : Eggy F
  • Seksi-seksi.

1. Seksi Perlombaan Anak-Anak
Koordinator : Suparman
Anggota : Adlan, Faris, Naman, Andri, Eci, Nabilla.

2. Seksi Umum & Dokumentasi
Koordinator : -
Anggota : -

II.7 JADWAL PELAKSANAAN KEGIATAN
Jadwal rinci pelaksanaan kegiatan akan ditetapkan & diumumkan kemudian.

III. ESTIMASI BIAYA
III.1 PENGELUARAN

1. Seksi Perlombaan Anak2
- Alat & bahan perlombaan Rp. 100.000
- Hadiah-hadiah Rp. 800.000
- Snack untuk 60 anak @Rp. 10.000 Rp. 600.000
Jumlah Rp. 1.500.000

2. Seksi Umum dan Dokumentasi
- Cuci cetak foto Rp. 50.000
- Transport Rp. 100.000
Jumlah Rp. 150.000

Total Rp. 1.650.000
Terbilang: (Satu Juta Enam Ratus Lima Puluh Ribu Rupiah)

III.2 SUMBER DANA
Kgiatan ini memperoleh dana dari
- Bantuan kas RT Rp. 500.000
- Donasi para donatur RT04/RW04 yang budiman Rp. 1.750.000
- Partisipasi warga minimal Rp. 25.000/rumah Rp. 1.000.000

Total Rp. 3.250.000
Terbilang: (Tiga Juta Dua Ratus Lima Puluh Ribu Rupiah)

IV. PENUTUP
Demikian proposal ini kami buat. Kami mengharapkan dukungan dan partisipasi Bapak/Ibu. Semoga acara ini dapat terlaksana sebagaimana yang kita harapkan.

Atas perhatian dan kerjasama Bapak/Ibu, kami ucapkan terima kasih

LEMBAR PENGESAHAN

Ketua Pelaksana Sekretaris

Rizky Ardiyanto



Menyetujui
KETUA RT 04 / RW 04 kp. Bojong Menteng

BEKASI

Teori Tentang Proposal


Kita pasti sudah tidak asing dengan proposal. Apa lagi bagi kalian yang mengikuti suatu organisasi seperti osis, BEM, atau organisasi lainnya. Proposal dibuat ketika kita ingin membuat suatu acara yang membutuhkan planning sehingga jalannya acara dapat berjalan dengan lancar dan sesuai rencana.

Dibawah ini akan kita bahas mengenai proposal agar lebih jelas lagi.

Pengertian Proposal

Proposal adalah suatu bentuk rancangan kegiatan yang dibuat dalam bentuk formal dan standar. Untuk memudahkan pengertian proposal yang dimaksud dalam tulisan ini, kita dapat membandingkannya dengan istilah “Proposal Penelitian” dalam dunia ilmiah (pendidikan) yang disusun oleh seorang peneliti atau mahasiswa yang akan membuat penelitian (skripsi, tesis, disertasi). Dalam dunia ilmiah, proposal adalah suatu rancangan desain penelitian (usulan penelitian) yang akan dilakukan oleh seorang peneliti tentang suatu bahan penelitian. Bentuk “Proposal Penelitian” ini, biasanya memiliki suatu bentuk baku, dengan berbagai standar tertentu seperti penggunaan bahasa, tanda baca, kutipan dll.

Proposal yang akan dibahas dalam tulisan ini adalah “Proposal Umum” yang sering digunakan sebagai usulan atau rancangan kegiatan. Bentuk proposal ini memiliki banyak kemiripan dengan model “Proposal Penelitian” yang digunakan dalam dunia ilmiah, namun karena sifatnya yang lebih umum maka “Proposal Umum” biasanya lebih lentur dalam penggunaan bahasa dan tidak terlalu kaku dalam aturan penulisan. Namun, walaupun lebih “bebas”, penulisan “Proposal Umum” tetap harus mengindahkan kaidah-kaidah dan sistematika tertentu, agar dapat dengan mudah dimengerti oleh orang-orang yang membaca proposal tersebut.

Secara mendasar, harus di garis bawahi bahwa penulisan proposal hanya salah satu dari sekian banyak tahap perencanaan, seperti yang telah diuraikan sebelumnya dalam buku ini. Penulisan proposal adalah suatu langkah penggabungan dari berbagai perencanaan yang telah dibuat dalam tahap-tahap sebelumnya. Ini berarti, tanpa terlebih dahulu melakukan langkah-langkah sebagaimana yang diuraikan dalam buku ini, maka kemungkinan besar penulisan proposal akan menemui kesulitan.

Sistematika Proposal

1. Pendahuluan

a. Berisi tentang hal-hal dan kondisi umum yang melatar belakangi dilaksanakan kegiatan tersebut.

b. Hubungan kegiatan tersebut dalam kehidupan sehari-hari (nyata)

c. Point-point pembahasan pada pendahuluan ini, mengacu pada komponen S-W-O-T yang telah dibahas sebelumnya.

2. Dasar Pemikiran

a. Berisi tentang dasar yang digunakan dalam pelaksanaan, misalnya: program kerja pengurus dan lain-lain

b. Jika kegiatan tersebut bukan dari organisasi, maka didasarkan secara umum, misalnya : Peraturan Pemerintah No sekian

3. Tujuan

a. Tujuan yang ingin dicapai dalam kegiatan tersebut ( umum dan khusus)

b. Tentukan juga keluaran ( output ) yang dikehendaki seperti apa

Contoh :

- Memperoleh kader-kader karang taruna

- Memberi pengetahuan manajerial dan leadership bagi calon anggota

4. Tema

-. Tema yang diangkat dalam kegiatan tersebut

5. Jenis Kegiatan

a. Diperlukan untuk menjelaskan rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan jika kegiatannya lebih dari satu,

b. Menjelaskan bentuk dari kegiatan tersebut. Misal: berupa Seminar, Pelatihan, penyampain materi secara lisan, Tanya jawab dan simulasi dll.

6. Target

-. Berisi uraian yang lebih terperinci dari Tujuan (Point 3) terutama mengenai ukuran-ukuran yang digunakan sebagai penilaian tercapai atau tidaknya tujuan.

Contoh :

-. Target acara ini adalah untuk mencetak minimal 25 orang fasilitator yang masing-masing diantaranya, memiliki kemampuan yang sesuai dengan kebutuhan organisasi, dan setiap pelatih tersebut memiliki nilai rata-rata diatas 7 (dengan range 10) dalam setiap materi pelatihan.

7. Sasaran/Peserta

-. Menjelaskan tentang objek atau siapa yang akan mengikuti kegiatan tersebut ( atau lebih kenal dengan peserta)

8. Waktu dan Tempat Pelaksanaan

-. Tentukan dimana, hari, tanggal, bulan, tahun serta pukul berapa akan dilaksanakan kegiatan tersebut.

9. Anggaran Dana

-. Dalam anggaran disini, hanya disebutkan jumlah total pemasukan dan pengeluaran yang diperkirakan oleh panitia, sedangkan rinciannya dibuat dalam lampiran tersendiri

10. Susunan Panitia

-. Dalam halaman atau bagaian susuna panitia, biasanya hanya ditulis posisi yang penting-penting saja, seperti Pelindung Kegiatan, Ketua panitia, Streering Commite dll, sedangkan kepanitian lengkap dicantumkan dalam lampiran.

11. Jadwal Kegiatan

a. Dibuat sesuai dengan perencanaan dalam kalender Kegiatan yang telah disusun sebelumnya

b. Atau bisa juga ditulis terlampir, jika jadwalnya banyak.

12. Penutup

a. Berisi tentang harapan yang ingin dicapai dan mohon dukungan bagi semua pihak.

b. Ditutup dengan lembar pengesahan proposal

c. Terakhir, diikuti dengan lampiran

 
 
Sumber  :
 
 
 

Teori Tentang Perbedaan


Dalam postingan kali ini kita akan membahas tentang teori perbedaan. Kita pasti sudah tidak asing dengan perbedaan.
 
Setiap orang itu unik. Tidak ada dua orang yang sama, yang satu pasti berbeda dari yang lain. Dengan perkataan lain, antara antara orang yang satu dengan orang yang lain terdapat perbedaan individual, perbedaan peseorangan.

Faktor keturunan biasanya menentukan karakteristik seorang individu. Begitupun dengan tingkah laku ditentukan oleh faktor keturunan namun tingkah laku yang diturunkan dapat mengalami modifikasi karena adanya pengaruh faktor lingkungan.

Banyak faktor yang mempengaruhi karakteristik dan kemampuan seseorang. Diantaranya adalah status sosial keluarga, faktor budaya faktor praktek mendidik anak, faktor urutan kelahiran, anak-anak yang orang tuanya bercerai, dll.

Jadi teori ini menelaah perbedaan-perbedaan diantara individu-individu sebagai sasaran media massa ketika mereka diterpa sehingga menimbulkan efek tertentu.
Anggapan dasar dari teori ini ialah bahwa manusia amat bervariasi dalam organisasi psikologisnya secara pribadi. Variasi ini sebagian dimulai dari dukungan perbedaan secara biologis. Tetapi ini dikarenakan pengetahuan secara individual yang berbeda.

Manusia yang dibesarkan dalam lingkungan yang secara tajam berbeda, menghadapi titik-titik pandangan yang berbeda secara tajam pula. Dari lingkungan yang dipelajarinya itu, mereka menghendaki seperangkat sikap, nilai, dan kepercayaan yang merupakan tatanan psikologisnya masing-masing pribadi yang membedakannya dari yang lain.

Teori perbedaan individual ini mengandung rangsangan-rangsangan khusus yang menimbulkan interaksi yang berbeda dengan watak-watak perorangan anggota khalayak. Oleh karena terdapat perbedaan individual pada setiap pribadi anggota khalayak itu,maka secara alamiah dapat diduga akan muncul efek yang bervariasi sesuai dengan perbedaan individual itu.

Tetapi dengan berpegang tetap pada pengaruh variabel-variabel kepribadian (yakni menganggap khalayak memiliki ciri-ciri kepribadian yang sama) teori tersebut tetap akan memprediksi keseragaman tanggapan terehadap pesan tertentu. (jika variabel antara bersifat seragam).

sumber :
http://denontarr.blogspot.com/2008/11/teori-perbedaan-individual.html
http://cedaspendidikan.blogspot.com/2010/08/pendidikan-teori-perbedaan-individual.html

Jumat, 21 Maret 2014

Metode Ilmiah dan Sikap Ilmiah


Apa itu Metode?

Metode (method), secara harfiah berarti cara. Selain itu metode atau metodik berasal dari bahasa Greeka, metha, (melalui atau melewati), dan hodos (jalan atau cara), jadi metode bisa berarti jalan atau cara yang harus di lalui untuk mencapai tujuan tertentu.

Metode ilmiah atau proses ilmiah (bahasa Inggris: scientific method) merupakan proses keilmuanuntuk memperoleh pengetahuan secara sistematis berdasarkan bukti fisis. Ilmuwan melakukan pengamatan serta membentuk hipotesisdalam usahanya untuk menjelaskan fenomena alam. Prediksi yang dibuat berdasarkan hipotesis tersebut diuji dengan melakukan eksperimen. Jika suatu hipotesislolos uji berkali-kali, hipotesis tersebut dapat menjadi suatu teori ilmiah.

Apa itu Sikap?

Sikap adalah pernyataan evaluatif terhadap objek, orang atau peristiwa. Hal ini mencerminkan perasaan seseorang terhadap sesuatu

Sedangkan Sikap Ilmiah Adalah

Sikap ilmiah merupakan sikap yang harus ada pada diri seorang ilmuwan atau akademisi ketika menghadapi persoalan-persoalan ilmiah. Sikap ilmiah ini perlu dibiasakan dalam berbagai forum ilmiah, misalnya dalam diskusi, seminar, loka karya, dan penulisan karya ilmiah. Sikap ilmiah yang dimaksud adalah sikap yang seharusnya dimiliki oleh seorang peneliti.

Atau lebih singkatnya perbedaan metode ilmiah dan sikap ilmiah adalah :

Metode ilmiah adalah suatu cara kerja dengan menggunakan tahap-tahap tertentu yang dilakukan oleh para ahli atau pakarnya guna memperoleh penyelesaian dari permasalahan yang sedang dihadapinya.

Sikap ilmiah adalah suatu sikap yang menerima pendapat orang lain dengan baik dan benar yang tidak mengenal putus asa serta dengan ketekunan juga keterbukaan.
 
Sumber :
 
 
 

Kamis, 20 Maret 2014

Teori Penalaran


Penalaran adalah proses berpikir yang bertolak dari pengamatan indera (pengamatan empirik) yang menghasilkan sejumlah konsep dan pengertian. Berdasarkan pengamatan yang sejenis juga akan terbentuk proposisi – proposisi yang sejenis, berdasarkan sejumlah proposisi yang diketahui atau dianggap benar, orang menyimpulkan sebuah proposisi baru yang sebelumnya tidak diketahui. Proses inilah yang disebut menalar.a

Ada dua jenis metode dalam menalar yaitu induktif dan deduktif.

Metode induktif

Paragraf Induktif adalah paragraf yang diawali dengan menjelaskan permasalahan-permasalahan khusus (mengandung pembuktian dan contoh-contoh fakta) yang diakhiri dengan kesimpulan yang berupa pernyataan umum. Paragraf Induktis sendiri dikembangkan menjadi beberapa jenis. Pengembangan tersebut yakni paragraf generalisasi, paragraf analogi, paragraf sebab akibat bisa juga akibat sebab.

Contoh paragraf Induktif:

Pada saat ini remaja lebih menukai tari-tarian dari barat seperti brigdens, shafel muter, salsa (dan Kripton), free dance dan lain sebagainya. Begitupula dengan jenis musik umumnya mereka menyukai rock, blues, jazz, maupun reff tarian dan kesenian tradisional mulai ditinggalkan dan beralih mengikuti tren barat. Penerimaan terhadap bahaya luar yang masuk tidak disertai dengan pelestarian budaya sendiri. Kesenian dan budaya luar perlahan-lahan menggeser kesenian dan budaya tradisional.

Metode deduktif

Metode berpikir deduktif adalah metode berpikir yang menerapkan hal-hal yang umum terlebih dahulu untuk seterusnya dihubungkan dalam bagian-bagiannya yang khusus.

Contoh: Masyarakat Indonesia konsumtif (umum) dikarenakan adanya perubahan arti sebuah kesuksesan (khusus) dan kegiatan imitasi (khusus) dari media-media hiburan yang menampilkan gaya hidup konsumtif sebagai prestasi sosial dan penanda status sosial.




Pemakaian Metode Ilmiah dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan ilmiah

Apa itu Metode?

Metode (method), secara harfiah berarti cara. Selain itu metode atau metodik berasal dari bahasa Greeka, metha, (melalui atau melewati), dan hodos (jalan atau cara), jadi metode bisa berarti jalan atau cara yang harus di lalui untuk mencapai tujuan tertentu.

Metode ilmiah atau proses ilmiah (bahasa Inggris: scientific method) merupakan proses keilmuan untuk memperoleh pengetahuan secara sistematis berdasarkan bukti fisis. Ilmuwan melakukan pengamatan serta membentuk hipotesis dalam usahanya untuk menjelaskan fenomena alam. Prediksi yang dibuat berdasarkan hipotesis tersebut diuji dengan melakukan eksperimen. Jika suatu hipotesis lolos uji berkali-kali, hipotesis tersebut dapat menjadi suatu teori ilmiah.


Lalu apa itu Pertanyaan ilmiah?

Pertanyaan ilmiah adalah pertanyaan yang dapat mengarahkan pada kegiatan penyelidikan terhadap objek pertanyaan.


Metode ilmiah untuk menjawab pertanyaan ilmiah

Jadi, dengan menggunakan metode ilmiah maka suatu pertanyaan ilmiah akan di jawab dengan menggunakan cara atau metode pengetahuan yang sistematis berdasarkan bukti fisis.
 
Sumber:
http://id.wikipedia.org/wiki/Metode_ilmiah

Konsep Penalaran Ilmiah Dalam Kaitannya Dengan Penulisan Ilmiah


Apa itu penalaran?

Penalaran adalah proses berpikir yang bertolak dari pengamatan indera (pengamatan empirik) yang menghasilkan sejumlah konsep dan pengertian. Berdasarkan pengamatan yang sejenis juga akan terbentuk proposisi – proposisi yang sejenis, berdasarkan sejumlah proposisi yang diketahui atau dianggap benar, orang menyimpulkan sebuah proposisi baru yang sebelumnya tidak diketahui. Proses inilah yang disebut menalar.

Ciri dari penalaran adalah sebagai berikut :

  1. Adanya suatu pola berpikir yang secara luas dapat disebut logika (penalaran merupakan suatu proses berpikir logis).
  2. Sifat analitik dari proses berpikir. Analisis pada hakikatnya merupakan suatu kegiatan berpikir berdasarkan langkah-langkah tertentu. Perasaan intuisi merupakan cara berpikir secara analitik.
 

Pengertian Penulisan Ilmiah

Penulisan Ilmiah adalah karya tulis yang disusun oleh seorang penulis berdasarkan hasil-hasil penelitian ilmiah yang telah dilakukannya. Dari definisi yang lain dikatakan bahwa karya ilmiah (scientific paper) adalah laporan tertulis dan dipublikasi yang memaparkan hasil penelitian atau pengkajian yang telah dilakukan oleh seseorang atau sebuah tim dengan memenuhi kaidah dan etika keilmuan yang dikukuhkan dan ditaati oleh masyarakat keilmuan.
 

Penalaran ilmiah dalam kaitannya dengan penulisan ilmiah

Jadi, Penalaran ilmiah dalam kaitannya dengan penulisan ilmiah yaitu, penelaran kita dalam memahami tulisan ilmiah yang akan kita tulis.

Sumber: 
http://id.wikipedia.org/wiki/Penalaran
http://aryonelmessi.wordpress.com/2011/02/24/penulisan-ilmiah-2/