Minggu, 24 November 2013

Permainan Benteng

Nah ini juga salah satu permainan tradisional yang membutuhkan kerjasama team. Permainan ini tidak bisa dimainkan didalam rumah tetapi diluar rumah, entah di lapangan atau dimanapun yang ada 2 buah pohon, atau tiang sebagai benteng masing-masing team.

kurang lebih penjelasannya akan seperti digambar dibawah ini.




Kedua kelompok masing – masing terdiri dari 4 sampai dengan 8 orang. Tujuan utama permainan ini adalah untuk menyerang dan mengambil alih ‘benteng’ lawan dengan menyentuh tiang atau pilar yang telah dipilih oleh lawan dan meneriakkan kata benteng.

Kemenangan juga bisa diraih dengan ‘menawan’ seluruh anggota lawan dengan menyentuh tubuh mereka. Untuk menentukan siapa yang berhak menjadi ‘penawan’ dan yang ‘tertawan’ ditentukan dari waktu terakhir saat si ‘penawan’ atau ‘tertawan’ menyentuh ‘benteng’ mereka masing – masing.

Jika teman kita tertawan di benteng musuh, kita bias membebaskan mereka dengan cara menyentuhnya, tetapi tidak semudah itu karena benteng itu dijaga oleh musuh.

Jadi kurang lebih seperti itulah penjelasan singkat tentang permainan Benteng. Selamat mencoba untuk kalian.

GALASIN


Kali ini saya ingin sedikit bercerita dan menjelaskan tentang permainan sewaktu saya kecil. Disini saya akan membahas tentang “Galasin”. Ya mungkin yang lahir disekitar tahun 93-an masih paham tentang permainan ini. Karena makin modernnya zaman maka banyak anak yang tidak mengerti dengan permainan semacam ini.

Jadi galasin adalah permainan yang dimainkan oleh 2 kelompok. Permainan ini menggunakan lapangan bulu tangkis biasanya karena lapangan ini lebih efektif karena garisnya sudah bias digunakan untuk bermain galasin, sehingga tidak perlu digambar garis lagi. Setelah ditentukan undian urutan jaga, maka akan ada 1 kelompok berjaga, dan 1 kelompok untuk berlari melewati penjagaan dari kelompok penjaga.
Jadi kurang lebih kelompok akan berjaga pada posisi seperti gambar dibawah ini.

 


 
Nah, jadi bias terbayang para penjaga akan aad pada posisi seperti digambar, pada garis lapangan bulu tangkis yang sudah ada. Jadi tim penerobos akan berlari dan menghindari para tim penjaga dengan arah lari dari bawah ke atas.

Selama permainan siapapun dari tim penerobos tidak boleh tersentuh oleh tim penjaga, jika tersentuh maka permainan akan bertukar tempat dari tim penjaga menjadi tim penerobos. Jadi, jika ada seorang dari tim penerobos bias melewati penjagaan tanpa tersentuh akan dianggap menang.

Kurang lebih seperti itulah penjelasan secara singkat tentnag galasin permainan tradisional yang membutuhkan kerjasama kelompok sewaktu saya kecil. Permainan ini sekarang dan makin lama akan semakin dilupakan karena berkembangnya permainan modern yang semakin canggih.

JAJANAN SD !!


Nah guys gua mau sedikit ngobrolin jajanan waktu gua SD dulu nih. Gua lahir tahun 1993, jadi yang lahir sekitar tahun itu bakal tau ini jajanan kita waktu kita SD. Let’s check it out..

 1. LIDI-LIDIAN

 
Ini lidi berbahan baku bukan lidi beneran tapi dari tepung atau apa entah rasanya ada pedes, manis, asin. Tapi favorit anak-anak sih yang pedes. Kalau makan ini pasti ga rela ada yang kesisa sampe bumbu pedesnya di jilatin sampe kering.

 
2. RAMBUT NENEK

 
Ini semacem gulali yang dibuat secara tradisional. Entah dibuat pake apa yang biasa gua makan yang jelas rasanya bikin ketagihan.


3.  AGER-AGERAN

Ini ager biasanya hadiah kalo kita salah pasang taruhan kecil-kecilan di abangnya. Enak ini ager gua juga ga tau dibuat dari apa tapi yang jelas enak. Kalo makan ager ini pasti kaya orang kelaperan. Dan lebih enak lagi kalau ini ager dicampur sama jajanan dibawah ini nih..

 
4. Susu coklat serbuk “SUSUKU”

Nah ini nih campuran makan ager yang paling pas! Tingkat kenikmatannya meningkat 150% dijamin! Tinggal taburin diatas ager dan diaduk atau dibiarin diatas ager tergantung selera. Mantab!

 5. Mie ANAKMAS


Nah ini lagi mie instan yang bias langsung makan yang pasti rasanya melangit banget. Bumbu nya itu pas banget dilidah anak SD.

 
6. Biji Karet adu

Nah buat yang masih pemula. Ini bukan makanan!! Ini dibeli buat di adu. Ini media adu jotos nya anak SD jaman dulu. Jadi lu taruh biji karet milik lu menempel diatas biji karet lawan lu. Nah pukul dari atas diliat siapa yang hancur dia yang kalah! Macho kan?!

 

Nah kurang lebih semacem itu lah jajanan waktu jaman gua SD. Masih banyak lagi sih tapi itu yang paling gua inget kenangannya pas SD hahaha

Srikandi

Kita pasti sering mendengar tentang Srikandi. pasti ketika kita mendengar kata atau nama Srikandi kita langsung berfikir tentang wayang. tapi kita tidak tau srikandi itu sebenarnya siapa? apakah dia berasal dari indonesia atau adaptasi dari luar negeri? jadi saya kasih sedikit info nih tentang srikandi.

 
 
Srikandi adalah salah satu putri Raja Drupada dengan Dewi Gandawati dari Kerajaan Panchala yang muncul dalam kisah wiracarita dari India, yaitu Mahabharata. Ia merupakan penitisan Putri Amba yang tewas karena panah Bisma. Dalam kitab Mahabharata diceritakan bahwa ia lahir sebagai seorang wanita, namun karena sabda dewata, ia diasuh sebagai seorang pria, atau kadangkala berjenis kelamin netral (waria). Dalam versi pewayangan Jawa terjadi hal yang hampir sama, namun dalam pewayangan Jawa dikisahkan bahwa ia menikahi Arjuna dan ini merupakan perbedaan yang sangat jauh jika dibandingkan dengan kisah Mahabharata versi India.

Riwayat
Di kehidupan sebelumnya, Srikandi terlahir sebagai wanita bernama Amba. Kisah mengenai Amba dimuat dalam Mahabharata jilid pertama, yaitu Adiparwa. Bisma pangeran dari Kerajaan Kuru memboyong Amba dari suatu sayembara di Kerajaan Kasi, tanpa mengetahui bahwa Amba sudah memilih Salwa sebagai calon suaminya. Karena Bisma tidak ingin Amba menikah secara terpaksa, maka ia memulangkan Amba agar dapat menikah dengan Salwa. Salwa yang merasa harga dirinya terinjak tidak mau menikahi Amba. Amba pun kembali ke kediaman Bisma agar dinikahi, namun Bisma menolaknya karena bersumpah untuk hidup membujang selamanya. Karena merasa terhina, Amba memutuskan untuk berdoa kepada para dewa agar memperoleh cara untuk membunuh Bisma.

Menurut Mahabharata yang ditulis ulang C. Rajagopalachari, Dewa Subramanya memberikannya puspamala dan bersabda bahwa orang yang bersedia memakainya akan menjadi pembunuh Bisma. Amba pun mencari orang yang bersedia memakainya, namun tidak ada yang berani meskipun ada jaminan keberhasilan dari sang dewa. Setelah ditolak berbagai kesatria, akhirnya Amba tiba di istana Raja Drupada, dan mendapatkan hasil yang sama. Dengan putus asa, Amba melemparkan puspamala tersebut ke atas gerbang istana dan tidak ada yang berani menyentuhnya. Setelah itu Amba pergi dan berdoa dengan keinginan untuk menjadi penyebab kematian Bisma. Keinginannya terpenuhi sehingga akhirnya Amba bereinkarnasi menjadi Srikandi.

Saat Srikandi masih muda, ia mendapati sebuah puspamala tergantung di atas gerbang istananya. Ia pun mengalungkan puspamala tersebut di lehernya. Drupada takut bahwa Srikandi akan menjadi musuh Bisma sehingga ia mengusir Srikandi agar kemarahan Bisma tidak berdampak pada kerajaannya. Di tengah hutan, Srikandi berdoa dan berganti jenis kelamin menjadi laki-laki.  Menurut versi lain, ia kabur dari Panchala, lalu bertemu seorang yaksa yang kemudian menukar jenis kelaminnya kepada Srikandi. Setelah kematiannya, kejantanannya dikembalikan kembali kepada yaksa.

Srikandi dalam pewayangan Jawa

Dalam pewayangan Jawa, dikisahkan bahwa Srikandi lahir karena keinginan kedua orangtuanya, yaitu Prabu Drupada dan Dewi Gandawati, menginginkan kelahiran seorang anak dengan normal. Kedua kakaknya, Dewi Dropadi dan Drestadyumna, dilahirkan melalui puja semadi. Dropadi dilahirkan dari bara api pemujaan, sementara asap api itu menjelma menjadi Drestadyumna.

Dewi Srikandi sangat gemar dalam olah keprajuritan dan mahir dalam mempergunakan senjata panah. Kepandaiannya tersebut didapatnya ketika ia berguru pada Arjuna, yang kemudian menjadi suaminya. Dalam perkawinan tersebut ia tidak memperoleh seorang putra.

Dewi Srikandi menjadi suri teladan prajurit wanita. Ia bertindak sebagai penanggung jawab keselamatan dan keamanan kesatrian Madukara dengan segala isinya. Dalam perang Bharatayuddha, Dewi Srikandi tampil sebagai senapati perang Pandawa menggantikan Resi Seta, kesatria Wirata yang telah gugur untuk menghadapi Bisma, senapati agung balatentara Korawa. Dengan panah Hrusangkali, Dewi Srikandi dapat menewaskan Bisma, sesuai kutukan Dewi Amba, putri Prabu Darmahambara, raja negara Giyantipura, yang dendam kepada Bisma. Dalam akhir riwayat Dewi Srikandi diceriterakan bahwa ia tewas dibunuh Aswatama yang menyelundup masuk ke keraton Hastinapura setelah berakhirnya perang Bharatayuddha.

 

Didi Kempot - Stasiun Balapan (lirik & arti)


Ning stasiun balapan
(Di stasiun balapan)

Kutho Solo sing dadi kenangan
(Kota Solo yang jadi kenangan)

kowe karo aku
(Kamu dan aku)

Naliko ngeterke lungamu
(Ketika mengantarkan pergimu)



Ning stasiun balapan
(Di stasiun balapan)

Rasane koyo wong kelangan
(Rasanya seperti orang kehilangan)

Kowe ninggal aku
(Kamu tinggalkan aku)

Ra kroso netes eluh ning pipiku
(Tak terasa netes air mata di pipiku)


Daaah, dadah sayang
Daaah, slamat jalan

Janji lungo mung sedelo
(Janji pergi hanya sebentar)

Jare sak wulan ra ono
(Tidak ada satu bulan)

Pamitmu naliko semono.
(Dahulu pamitmu demikian)

Ning stasiun balapan Solo
(Di stasiun balapan Solo)


Jare lungo mung sedelo
(Katanya pergi cuma sementara)

Malah tanpo kirim warto
(Malah tidak kirim kabar)

Lali opo pancen nglali
(Lupa atau pura-pura lupa)

Yen eling mbok enggal bali
(Kalau ingat, segeralah kembali)

 

By: didi kempot

Rabu, 20 November 2013

Imo Gundar


Nah gua mau sedikit cerita nih tentang ini handphone. Semua anak gunadarma angkatan 2011 pasti kenal ini hp. Yaiyalah jelas ini kita dapet gratisan dari gunadarma. Inget-inget dulu pas ngantre buat dapetin ini hp panjangnya ampun deh. Ampe ada temen gua gamau ambil ini hp karena ngantrinya kepanjangan. Kebayang dong kerennya hp ini? Yah seperti kelihatannya hp ini terlihat biasa aja.
Kameranya kurang bagus juga. Tapi kalian tau kelebihanya ini hp? Batrenya kuat brooo.. lu pake buat dengerin lagu dan radio bias lebih dari 6 jam pas barunya. Bayangin dong pemakaian normal bias ampe berapa hari? Banyak yang gasuka sama ini hp. Maklum lah pada pindah ke gadjet yang ganteng dan keren. Tapi entah kenapa gua masih belum move on sama ini hp. Udah 2 tahun lebih sampe sekarang tahun 2013 ini hp masih seger., walaupun batreinya udah gak asli.
Susah juga cari batreinya buat ini hp. Makanya banyak yang ninggalin ini hp. Mungkin salah satu alasan gua gabisa move on dari ini hp karena gua udah hafal sama keypadnya mungkin ya. Untuk coba milih hp lain yang baru dan lebih bagus pun gua males. Udah nyaman mungkin ya kaya pacaran sama seseorang dan udah ngerasa nyaman banget. Ya kurang lebih begitu lah. Ya semoga saja imo gua ini kuat sampe gua punya anak sehingga bias gua wariskan. aamiin
 

Plan is Plan


Kalian pasti pernah kan punya rencana untuk pergi ke suatu tempat, melakukan sesuatu, atau rencana liburan lain yang kalian sudah ingin lakukan sejak lama. Nah saya mau cerita sedikit nih. Saya sering sekali punya rencana besok, minggu depan, atau bulan depan untuk melakukan sesuatu atau untuk bermain entah kemana. Saya rencanakan hal itu sejak seminggu sebelumnya. Saya rencanakan dengan baik dan detail. Saya mau kemana, melakukan apa, sampai akhirnya sampai kerumah lagi. Mulai dari rencana waktu, kendaraan, sampai kecukupan uang untuk makan tentunya.

Setelah semua direncanakan, selanjutnya saya mengajak teman yang ingin ikut dengan saya. Saya tanyakan satu persatu. Sampai orangnya cukup tidak sedikit dan tidak terlalu banyak. Sesudah tinggal menunggu hari untuk keberangkatan. Tetapi entah kenapa selalu saja rencana yang sudah direncanakan sejak lama itu gagal. Entah karena ada urusan keluarga, banyak teman yang tidak jadi ikut, dapat musibah entah kehilangan sesuatu, entah tiba-tiba ada mata kuliah tambahan yang penting dengan dosen yang pelit nilai, dan banyak lagi yang lainnya. Padahal rencana itu sudah lama direncanakan dan hanya tinggal berangkat. Entah hal itu sangat sering terjadi dengan saya.

Ada lagi cerita lain. Saya dan teman-teman berkumpul seperti biasa mengobrol. Obrolan kami mulai tidak menentu. Sampai ada salah seorang yang mengajak dengan tiba-tiba untuk keesokan hari pergi main atau melakuka sesuatu yang seharusnya direncanakan sejak lama dulu. Tetapi anehnya rencana dadakan yang bermula dari keisengan ajakan teman saya itu justru terlaksana esok harinya. Sering pula itu terjadi. Pasti tidak hanya saya yang sering merasa seperti ini. Mungkin kalian pembaca juga pernah kan? Jadi, sekarang terserah kalian mau merencanakan jadwal main atau pergi kalian sejak lama atau menggunakan rencana dadakan. Cause plan is plan for me